DELI SERDANG-medanseru
Menanggapi beberapa Isu negatif yang beredar mengenai Kadis Kesehatan Deli Serdang dr. Asri Tambunan Tokoh Pemuda Deli Serdang James Siregar angkat bicara bahwa Isu itu dimainkan dengan sengaja untuk mencemarkan serta mencecar Kadis tersebut. Saat diwawancara James Siregar yang juga mantan Sekretaris IPK Deli Serdang menuturkan bahwa untuk mendekati Pilkada ini akan ada oknum yang saling menyerang dan menyebarkan berita hoax untuk menjatuhkan satu sama lain, seperti hal nya yang terjadi dengan dr. Asri Ludin Tambunan.
“Dalam dunia perpolitikan itu sudah biasa, namun berpolitiklah secara santun jangan memfitnah apalagi menyebarkan hoax demi merusak citra orang lain” Kata James Siregar saat diwawancara.
James Siregar yang juga mantan Wakil Ketua Ampi Deli Serdang menegaskan bahwa politik yang santun itu adalah berhubungan baik, bukan justru menikam, dan membunuh orang yang pernah bersama kita.
“Harusnya kita tahu diri, bahwa kita pernah satu meja yang sama. Jika bersaing secara sehat lah, jangan mentamengkan orang lain untuk menarik simpati agar bisa duduk di kursi yang empuk itu” Tuturnya kembali dengan mimik wajah yang kesal.
Saat di wawancara James Siregar juga menjelaskan, bahwa saat ini memang banyak orang yang akan saling serang, apalagi khusus untuk menyerang dr. Asri Ludin Tambunan yang akan maju di Pilkada 2024 nanti sebagai Bacalon Bupati Deli Serdang.
James Siregar juga menyampaikan saran kepada awak media bahwa jangan menjadi media yang menggiring opini publik dengan menggunakan kata-kata yang tidak layak. James Siregar juga menyuruh agar awak media menulis berita dengan lebih dahulu mengkonfirmasi dan menggunakan kata-kata yang santun. Buatlah berita yang berimbang karena apapun itu adalah untuk menjadikan Deli Serdang yang lebih baik lagi ke depan.
James Siregar juga menanggapi berita miring mengenai penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan politik dr. Asri Ludin Tambunan itu tidak benar.
“Tidak ada cela untuk PJ Bupati Deli Serdang untuk mengambil tindakan atas terpampangnya spanduk tersebut, Karena tidak ada kata-kata yang salah didalam penulisan spanduk tersebut. Belajarlah kita untuk mencermati dan menelaah sehingga kita tidak masuk dalam konfrontasi yang lebih dalam lagi.” Pungkas James Siregar. (7/5/24)










