Nomor Telepon Redaksi Diblokir Pasca Jabatan’nya Minta Dicopot, Kadis Pariwisata Kota Medan “Melamun” Saat Ditanya

MEDAN-medanseru

Lagi-lagi sikap tidak Profesional ditunjuk’kan M. Odi Anggia Batubara, S. STP, M.M. Kadis Pariwisata Kota Medan,Telepon telepon seluler pimpinan redaksi media ini Syafrizal Siregar tidak dapat lagi bisa menghubungi ponsel pejabat eselon II tersebut alias di blokir.

Diketahuinya itu sesaat setelah konfirmasi tambahan terkait terbitnya berita yang berisima  pernyataan tegas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Sumatera Utara Fika Lubis mendesak Wali Kota Medan Rico Waas mencopot Kadis Pariwisata dari jabatannya karena dinilai tidak relevan.

“Senyum saya saat melihat foto profil beliau hilang dari kontak dan mulai timbul feeling kalau nomor saya sepertinya blokir tambah pula terlihat laporan pengirimam pesan tetap ceklis satu (tidak terkirim) selama sepuluh menit lebih”

Kata Syafrizal kepada kru yang mengikuti sharing mingguan redaksi Https: www.medanseru.com di sebuah Coffe Shop Jalan Amal Medan Minggu (2/8) malam kemarin.

Pada edisi berita kemarin ada lisan yang tidak pantas seharusnya diucapkan seseorang yang pernah mengenyam di bangku pendidikan  apa lagi merupakan seorang pejabat publik dimana sikap profesional menjadi hal utama guna terealiasinya kepemimpinan yang dia embanakan selama menjalankan tugas.

Parahnya lagi kata Rizal,Kata ‘Kau’ terus terlontar dan berulang dituliskan alumni Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) ini ang dapat dilihat melalui pesan singkat Whatssapp pada akun mantan wartawan harian metro24 ini.

Sebuah Lisan yang cenderung berkonotasi kasar  di sampaikan oleh kadis pariwisata melalaui pesan singkat whatasapp kepada wartawan medanseru.com yang jabatannya juga merupakan seorang pimpinan,

Keduanya sama-sama mengemban jabatan sebagai “bos” yang sejatinya memiliki beberapa “pasukan” atau bawahan dan terdata secara resmi pada sistematik pemerintahan di Negera Republik Indonesia ini.

Usai “Hilangnya” sopan santun kepala dinas kepada awak media ini menjadi heboh alias viral dan menjasi trading topik masyarakat khususnya kota medan.

Desakan tegas perihal pencopotan jabatan di berita kemarin ternyata menjadi ramai, dihari yang sama itu Kamis (30/7) jurnalis medanseru.com berupaya melakukan mewawancara kembali agar adanya keseimbangan berita dengan meminta tanggapan yang bersangkutan terkait desakan pencopotan tersebut.

Namun kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M.Odhie Batubara “Melamun” alias diam tidak ada menyampaikan sepatah kata dan tulisan perihal konfirmasi yang dikirimkan media ini melalui pesan singkat whatasapp pada ponselnya kemarin.

Hingga berita ini diterbitkan melalui situs portal berita resmi PT Medan Seru Ribak Sude (https://www.medanseru.com), redaksi belum memperoleh keterangan dari pihak Dinas Pariwisata Kota Medan namun ruang jawab tetap dibuka guna memperoleh keseimbangan pemberitaan sesuai aturan dan kode etik jurnalistik. . (ms-01) BERSAMBUNG…!!!

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top