// Teks Foto : Mantan Ketua KNPI Deli Serdang (1999-2002) Drs James Siregar (Foto : medan seru)
Deli Serdang-medanseru
Sudah tidak lagi jaman nya seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya ada pihak-pihak yang mencoba mengintervensi apalagi dengan menyuruh menggunakan tangan besi.
Hal tersebut sangat “diharamkan” dalam alam demokrasi dan Reformasi ini.
Hal tersebut ditegaskan James Siregar, SE, Ketua KNPI Deli Serdang (1999-2002) ketika diwawancarai awak media di kediamannya di Jl. Kartini Lubuk Pakam.
Tokoh Pemuda Deli Serdang (foto) yang membangun Graha Pemuda/KNPI Deli Serdang dan diresmikan oleh Gubernur Sumut T. Rizal Nurdin ini sangat-sangat menyesalkan melihat adanya oknum-oknum yang dengan seenaknya mencoba “mengintervensi” Tupoksi Pj. Bupati Deli Serdang yang datang ke Deli Serdang untuk menjalankan amanah Mendagri demi menjalankan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Pak Wirinya Alrahman itu bukan sosok kaleng-kaleng yang bisa seenaknya saja di “intervensi” oleh sekelompok orang yang tidak jelas status dan kedudukannya.
Tidak gampang menjadi Pj. Bupati Deli Serdang kalau tidak melalui selektifitas yang jeli. Ini dikarenakan Deli Serdang itu adalah daerah yang sexy dan yang berdampingan dengan Medan dan tingkat kepadatan penduduknya juga nomor 2 setelah Kota Medan serta dihuni oleh delapan etnis besar.
James panggilan akrabnya mengatakan bahwa melalui Surat Edaran Mendagri, tidak ada lagi copot mencopot dan mutasi maupun pelantikan apapun sejak 22 Maret 2024 tanpa izin dan persetujuan Mendagri.
Sedangkan yang sudah lulus lelang jabatan saja pun Pj. Bupati Deli Serdang tidak tertarik untuk memproses pelantikannya. Konon lagi mencopot Kadis Kesehatan Deli Serdang ungkapnya.
Saya berkeyakinan bahwa harapan dan keinginan oknum-oknum segelintir orang tersebut akan kandas tinggal hayalan nantinya.
Yang anehnya lagi ungkap Pak Ketua panggilan akrabnya, bahwa angka stunting yang disajikan itu adalah survey ditahun 2023 dan sudah pasti penyajian datanya adalah yang diambil tahun 2022 disaat mana Kadis Kesehatan Deli Serdang dijabat oleh dr. Ade dan dicopot Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan dikarenakan terlibat kasus dan untuk sementara dijabat oleh Plt. Kadis Kesehatan yaitu Asisten I, Citra Effendi Capa dan selanjutnya diadakan lelang jabatan.
Justru Bupati Deli Serdang mempercayakan jabatan Kadis Kesehatan Deli Serdang kepada dr. Asri Ludin Tambunan mulai akhir 2023 untuk memperbaiki dan meningkatkan kesehatan masyarakat Deli Serdang. Termasuk mengurangi angka stunting yang diwariskan semasa Kadis Kesehatan Deli Serdang yang dipegang oleh dr, Ade.
Jadi saya harapkan didalam penyajian berita itu hendaknya berimbang dan harus lewat konfirmasi kepada pihak-pihak terkait agar tidak terkena undang-undang jurnalistik.
Perlu diketahui bahwa pendaftaran calon Bupati Deli Serdang belum dibuka oleh KPU Deli Serdang apalagi belum ada yang ditetapkan siapa Calon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang. Artinya bahwa semua ini masih cerita “Wacana”.
Jadi belum bisa dikatagorikan ” Tidak Netral” atau “Berpihak”.
Tapi kalau sudah ditetapkan dan ada OPD yang disinyalir “berpihak”, maka sudah bisa kita buat laporan ke Bawaslu.
Karena disana ada Gakkumdu,
Jadi jangan “ASBUN”. Kita ini negara hukum.
Jadilah pers yang sehat dan berimbang agar disenangi masyarakat,
Menjelang akhir dari kunjungan awak media di rumah kediaman pengusaha jasa konstruksi ini, James meberikan petuah yaitu :
“Jangan ajari itik berenang
dan Jangan ajari limau berduri”
Pungkasnya sambil meneguk teh hangat sembari beranjak kearah pintu mobil berangkat menuju Tanjung Balai dalam rangka pertemuan Bakal calon (Balon) Walikota Tanjung Balai. (ms-05)












