Otak Pelaku Pembakaran Anaknya Hingga Meninggal Belum Ditangkap Polisi

Teks Foto: WAWANCARA: Ribut Hartono Rangkuti, ayah Deni Rangkuti korban pembakaran hingga meninggal diwawancarai Tumpai Manik saat datang Media cetak Jalan Brigjend Katamso Medan, Sabtu (16/3/2024). (Foto / IST)

 

Teks Foto: WAWANCARA Ribut Hartono Rangkuti, ayah Deni Rangkuti korban pembakaran hingga meninggal ketika di wawancarai saat datang ke salah satu kantor media cetak, Sabtu (16/3/2024) (foto / ist)

MEDAN – medanseru

Ribut Hartono Rangkuti (53), ayah korban pembakaran Deni Rangkuti (23)mendatangi  sebuah kantor harian media cetak di Jalan Brigjend Katamso Medan, Sabtu (16/3/2024).

Saat diwawancarai,Ribut menjelaskan maksud kedatangannya ke Kantor media cetak ini meminta lewat pemberitaan untuk mendesak Polsek Percut Sei Tuan segera menangkap otak pelaku pembakar anaknya EN pada Rabu (25/10/2023) lalu.

“Kedatangan saya kemari untuk mencari keadilan bagi anak saya karena sudah hampir enam bulan otak pelaku pembakaran belum juga ditangkap polisi ,” ujar Ribut sambil meneteskan air mata.

Lanjutnya lagi, saya berharap melalui pemneritaan yang dibuat wartawan pihak Polsek Percut Sei Tuan memberikan atensi dan segera menangkap pelaku lainnya.

“Semoga lewat pemberitaan ini para pelaku lainnya, EN bisa segera ditangkap dan mempertanggungawabkan perbuatannya ” ucapnya sembari menyebut sudah 4 kali datang ke Polsek Percut Sei Tuan untuk mengetahui perkembangan penangkapan pelaku pembakar anaknya.

Sambil menyeka air mata, Ribut mengatakan pihak kepolisian kurang memperhatikan kasus tersebut meski sudah ada perintah Kapolreatabes Medan, Kombes Pol Teddy Marbun agar Polsek Percut Sei Tuan memberi atensi.

“Orang kecil seperti saya tidak tahu lagi harus kemana mengadu agar para pelaku ditangkap dan dihukum seberat- beratnya. media ini dapat mendesak pihak kepolisian bekerja lebih keras menangkap pelaku,” harapnya sambil menyeka air matanya mengingat anaknya biasa yang menemaninya di bulan puasa tahun sebelumnya.

Ayah dari tiga anak yang hanya kerja serabutan ini mengucapkan banyak terima kasih kepada media masa yang selalu memberitakan perkembangan pengungkapan kasus pembakaran Deni Rangkuti sejak dari awal kejadian.

“Terima kasih kepada media masa yang terus memberitakan kasus ini. Kiranya semakin maju dan jaya. Pimpinan dan semua karyawannya diberikan kesehatan dan rejeki yang melimpah,” sebutnya yang diamini kedua wartawan yang mewawancaraianya seraya berjanji akan terus memantau perkembangan pengejaran DPO, EN.

Sebelumnya berdasarkan indormasi yang diketahui, karena dituduh mencuri HP tanpa adanya alat bukti, Deni Rangkuti (23) warga Jalan Perkutut Raya Perumnas Mandala Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang dibakar hidup-hidup oleh 2 pria di Jalan Pipit 7 Perumnas Mandala, Rabu (25/10/2023) siang.

Dengan kondisi luka bakar 98 persen, korban yang sekarat sempat menjalani operasi di RS Mitra Sejatu dan dirawat di Ruang ICU selama 6 hari. Namun, Selasa (31/10/2023) siang korban akhirnya meninggal dunia. (Ms-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top