Tukang Becak Dan Pengamen Menjadi “Pasien” Rutin “Klinik” Narkoba Gang Hasanah

//// Teks Foto   : 1 lokasi menuju barak narkoba Gang Hasanah yang diperkirakan hanyak memeiliki panjang 100 meter ke dalam hingga ke bantaran sungai Kampung Lalang.

///Teks Foto : 2 Serbuk yang dipekirakan narkoba jenis sabu yang di dapat kru wartawan saat investigas dan membayarinya dari bandar inisial Dd alias Abah seharga Rp 70 Rb

(Foto : Medanseru.com)

MEDAN-medanseru

Miris bila melihat ramainya lokasi peredaran narkoba yang berada di Gang Hasanah Jalan Kelambir V Kecamatan Medan Helvetia karena berdasarkan amatan langsung terlihat banyakannya pekerja kasar yang mendatangi lokasi itu diduga hanya untuk membeli barang haram narkoba jenis sabu yang akan mereka konsumsi.

Amatan langsung wartawan medanseru.com di Gang Hasanah yang hanya memiliki panjang sekitar 100 meter hingga menuju pinggiran sungai kampung lalang tersebut beberapa hari ini.

Tampak ada beberapa orang yang berpakaian kusut dan kumuh dengan mengendarai becak mesin dan becak dayung memasuki lokasi yang sudah bulak balik di gerebek petugas kepolisian itu.

Kendaraan becak maupun sepeda motor yang mereka bawa di parkir dekat sebuah lapangan mini yang jaraknya hanya sekitar 30 meter dari kediaman TMS yang disebut sebagai bandar narkoba dan pengatur masuk keluarnya sabu yang di sediakan para lokasi tersebut.

Bahkan banyak juga para pengamen jalanan yang sering terlihat di beberapa titik lampu merah kota medan mendatangi tempat terlarang itu hanya untuk dapat membeli narkoba dan mereka konsumsi.

Pendapatan yang tidak terlalu banyak per harinya itu rela mereka hamburkah untuk membeli narkoba jenis sabu yang sudah jelas dapat merusak mereka maupun juga orang di sekitar mereka.

Dengan adanya amatan langsung tim media ini di lapangan yang bertugas selama melakukan investigasi di beberapa lokasi peredaran narkoba selama  beberapa kurun di kawasan kota medan ini maka harapan besar pihak kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui Kapolda Sumut Irjend Pol Agung Setya Imam Effendi bersama Kapolrestebes Medan Kombes Pol Tedy Marbun

Agar bergerak cepat untuk menutup lokasi yang akan menghancurkan masa depan negeri ini. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top