///Teks Foto : Lokasi Peredaran Narkoba Gang Hasanah Jalan Kelambir V yang sudah beberapa kali “digulung” Aparat Hukum
Gang Warisan “Menangis”
Gang Hasanah “Ketawa”
MEDAN-medanseru
Nyaris ibarat pepatah dan sebuah semboyan yang menggambarkan akan adanya turun temurun suatu hal dan tidak akan putus karena akan ada kelahiran meski ada kematian.
perkembangan tersebut berdasarkan adanya benih yang ditanam sehingga tumbuh dan tidak akan putus dan terus menerus berkembang sampai adanya masa yang benar akan menghentikan itu semua.
Patah Sambung Hilang Berganti mungkin perumpamaan itu yang pantas di katakan mengenai bebasnya peredaran narkoba di kawasan Kelambir V Kecamatan Medan Helvetia bahkan berkembang pesat seakan adanya “tim kontrol” yang dapat mengatur itu semua hingga membuat opini dimata masyarakat tentang aparat hukum seakan “main mata” dengan tempat yang merusak generasi penerus bangsa tersebut.
Seperti hal terjadi di kawasan Jalan Kelambir V Gang Warisan (Rahmat),Berdasarkan informasi dan keterangan yang di dapat bahwa Beberapa Hari lalu petugas kepolisian melakukan penggerebekan di tempat tersebut dan berhasil mengamankan empat orang salah satunya BY yang disebut sebagai bandar maupun pengedar narkoba jenis sabu yang ada di bantaran sungai kampung lalang itu.
Hari ini Selasa (21/5) berdasarkan adanya informasi tentang melambungnya peredaran sabu di kawasan Gang Hasanah Jalan Kelambir V persisnya hanya berjarak sekitar 80 meter dari Gang Warisan yang kemarin baru di “giling” petugas kepolisian itu.
Kru media ini lakukan Undercover ke lokasi yang sudah kerap di gerebek polisi dan jelas memang terbukti banyaknya orang yang keluar masuk dan belanja (membeli-) sabu yang disebut-sebut diedarkan oleh pria Inisial DD alias Abah dan di bawah kendali sang bandar TMS yang rumahnya tidak jauh dari pinggiran sungai tempat perdaraan barang haram itu.
Hingga Berita ini sesaat akan diterbitkan berdasarkan laporan akhir wartawan yang melalukan investigasi menyampaikan semakin ramainya manusia yang lalu lalang di lokasi tersebut dan diperkirakan omset yang di dapat mencapai puluhan juta Rupiah (TIM)












